Bahasa tubuh atau body language adalah bentuk komunikasi non-verbal. Sesuatu yang tidak diucapkan dengan kata-kata, namun bisa menyampaikan pesan.

Mengapa bahasa tubuh penting? Karena bahasa tubuh dapat menguatkan ataupun melemahkan pesan yang Anda sampaikan melalui kata-kata. Bukan hanya pada percakapan biasa, tapi juga saat presentasi.

Pada tulisan ini, kita akan membahas 5 bahasa tubuh dalam presentasi, yaitu penampilan, postur, gestur, ekspresi, dan kontak mata.

Penampilan

Penampilan adalah hal pertama yang dinilai oleh audiens Anda, bahkan jauh sebelum Anda memulai presentasi. Ketika pertama berinteraksi, entah itu ketika sampai di tempat acara atau ketika memasuki ruangan, Audiens akan menilai dengan melihat penampilan Anda.

Oleh karena itu, penting untuk tampil optimal dan sesuai dengan situasi. Paling tidak, penampilan Anda harus setingkat lebih baik daripada audiens. Jika suasana presentasi Anda formal, gunakanlah pakaian formal, bila perlu pakai jas.

Perhatikan tatanan rambut, sempatkan untuk memangkas rambut bila diperlukan. Jangan memakai aksesoris berlebihan. Anda tidak sedang berusaha memukau audiens dengan perhiasan yang dipakai bukan? Gunakan aksesoris yang sewajarnya saja, misal jam tangan.

Postur

Postur adalah cara Anda berdiri dan bergerak di depan Audiens. Berdirilah senyaman mungkin, jangan kaku. Atur posisi kaki, tubuh, tangan, dan kepala Anda.

Jika ada ruang untuk bergerak, silakan bergerak selama presentasi. Anda bisa maju untuk bertanya ke audiens, mendekat ke audiens ketika ada yang bertanya, dll.

Hindari berkacak pinggang, karena itu bisa berarti Anda ingin mendominasi atau ingin menang sendiri. Jangan juga berdiri dengan posisi tangan dipegang ke belakang, seperti istirahat di tempat, ini bisa berarti Anda sedang nerves. Anda boleh saja nerves, tapi tidak perlu ditunjukkan ke audiens.

Gestur

Gestur adalah penggunaan tangan atau gerakan tangan untuk menekankan makna. Misalnya, ketika Anda menyebutkan angka dalam presentasi, Anda dapat mengangkat jari tangan untuk menunjukkan angka dimaksud. Atau merentangkan tangan Anda ketika menyatakan pengalaman perusahaan kami dalam masalah ini sangat banyak.

Itulah pentingnya untuk memosisikan tangan Anda dengan baik sebagaimana saya sebutkan di bagian sebelumnya. Agar dapat dengan mudah digerakkan ketika akan membuat gestur.

Ekspresi

Ekspresi adalah kenampakan wajah yang menunjukkan suasana emosional seseorang.

Ekspresi wajah yang tepat dapat menghubungkan Anda dengan audiens dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan dalam presentasi. Anda dapat menunjukkan keramahan dengan tersenyum di awal presentasi. Anda dapat menegaskan poin penting dengan melebarkan mata, mengangkat alis, dll.

Kontak Mata

Kontak mata dengan audiens selama melakukan presentasi sangat penting dalam membangun kepercayaan.

Ada yang bilang mata adalah jendela jiwa, oleh karena itu mata merupakan senjata paling efektif dalam meyakinkan audiens untuk mencapai tujuan presentasi Anda.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa menampilkan bahasa tubuh yang memikat saat presentasi.

As the tongue speaketh to the ear, so the gesture speaketh to the eye.
Seperti lidah mengucapkan ke telinga, gestur mengucapkan ke mata.
~ King James The First