Kemarin, MasterPresentasi.com mendapatkan kiriman pertanyaan melalui email dari Safrijal (safrijal***@*****.com). Isinya sebagai berikut :

Saya punya pertanyaan, waktu saya presentasi tidak pernah puas, saya tidak bisa mengolah bahasa padahal saya tau cuman cara ngungkapinya susah. Yang paling aku gak bisa ketika berbicara atau mengolah bahasa waktu menjawab pertanyaan kawan, masih terbata bata, mohon solusinya.

Foto dari pexels.com

Foto dari pexels.com

Mahir berbicara saat presentasi menjadi idaman setiap presenter. Karena ini bisa menjadi salah satu modal untuk dapat mempengaruhi audiens. Jika Anda terbata-bata, bagaimana bisa menyakinkan audiens akan apa yang Anda presentasikan? Tapi, jangan khawatir jika saat ini masih kadang merasa kurang puas atau terbata-bata. Karena keterampilan ini adalah sesuatu yang bisa dilatih.

Mungkin Safrijal dan pembaca yang lain pernah melihat presenter yang begitu mahir mengolah kata. Presentasinya mengalir begitu lancar. Yakinlah itu bukan hasil dari SKS alias sistem kebut semalam. Butuh waktu yang cukup untuk berlatih untuk mencapai hasil seperti itu.

Mark Twain, seorang penulis, pernah berkata bahwa butuh lebih dari tiga minggu untuk menyiapkan pidato mendadak yang bagus. Tiga minggi itu sudah dikategorikan mendadak, untuk pidato yang bagus tentunya. Nah, saran saya untuk Safrijal agar dapat mengolah kata dengan baik dan tidak terbata-bata menjawab pertanyaan saat presentasi adalah :

Latihan menulis dan melafalkan

Mulailah dengan menulis tentang suatu topik. Misalnya topik tentang sesuatu yang Anda sukai, bisa tentang komputer, internet, facebook, dll. Bisa juga yang berhubungan dengan presentasi Anda, jadi bisa latihan sambil persiapan. Buatlah beberapa paragraf, cobalah untuk membaca dan melafalkannya setiap paragraf. Jika terasa kurang pas atau tidak nyambung bisa direvisi lagi. Dibaca lagi, berulang-ulang hingga Safrijal merasa kalimatnya sudah mengalir dan antar paragrafnya saling berhubungan.

Jika ada banyak hal dalam kepala Anda, tuliskan saja. Setelah itu baru dielaborasi membentuk rangkaian kalimat. Jika sudah terbiasa menulis, cobalah kemudian berlatih mengungkapkan sesuatu yang ada di kepala secara langsung. Memang butuh tenaga dan waktu, tapi hasilnya akan sepadan.

Persiapkan dengan matang

Terbata-bata dalam menjawab pertanyaan bisa jadi disebabkan kurang persiapan atau tidak menguasai topik presentasi secara mendalam. Saran saya, persiapkan secara matang bahan presentasi Anda. Coba dianalisis pertanyaan apa saja yang kemungkinan muncul dan bagaimana menjawabnya. Persiapan yang memadai tidak saja membuat Anda dapat mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan saat presentasi, tapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Nah, demikianlah jawaban dari kami. Mudah-mudahan dapat membantu Safrijal untuk dapat mengolah kata dengan baik dan tidak terbata-bata lagi menjawab pertanyaan saat presentai. Bagi pembaca yang ingin berbagi solusi, silakan melalui kolom komentar. Salam sukses untuk Safrijal dan pembaca setia kami.

Jika ada pembaca lainnya yang memiliki pertanyaan seputar presentasi, jangan ragu untuk menghubungi kami.