Gambar dari Pixabay.com

Seorang kawan saya pernah berkata, “Kalau mengikuti presentasi tanpa adanya slide, rasanya ada yang kurang gitu.”

Bak sayur tanpa garam. Atau bagaikan Batman tanpa Robin.

Seperti donut kehilangan bolongannya. Dataaaarrr gitu.

Tapi, apakah memang setiap presentasi itu butuh slide?

Jawabannya TIDAK. Tidak setiap presentasi harus menampilkan slide.

Slide adalah salah satu alat bantu visual yang sering digunakan saat presentasi. Sebagai alat bantu, kehadirannya tidak selalu diperlukan. Lantas, kapan sebaiknya Anda menggunakan alat bantu visual semacam slide saat presentasi?

Anda butuh slide ketika Anda menjawab YA terhadap salah satu pertanyaan berikut:

1. Apakah kehadiran slide akan membantu menjelaskan apa yang akan Anda sampaikan ke audiens, sehingga mereka lebih mudah memahami, misalnya penampilan grafik atau tabel.

2. Apakah penggunaan slide akan dapat menguatkan poin-poin yang Anda utarakan sehingga lebih teringat atau memorable, bukannya sekadar mengulang apa yang Anda ucapkan. Seperti penampilan gambar, foto, audio, atau video.

3. Apakah penggunaan slide dapat menyederhanakan informasi yang kompleks, misalnya penampilan diagram, map, atau lainnya.

Jika Anda tidak menjawab YA terhadap salah satu pertanyaan tadi, maka sebenarnya Anda tidak butuh slide. Anda bisa presentasi tanpanya dan tetap bisa membuat audiens memahami poin yang Anda sampaikan.

Kesimpulannya… Anda butuh slide untuk presentasi Anda ketika slide itu bisa membantu menjelaskan, menguatkan, atau menyederhanakan informasi yang Anda sampaikan ke audiens.

Bagaimana… Apakah Anda perlu slide atau tidak untuk presentasi Anda berikutnya?