Membuat slide presentasi menjadi lebih menarik bisa dilakukan dengan menambah animasi PowerPoint. Namun jangan berlebihan, karena bisa berbalik malah mengganggu atau mengalihkan perhatian audiens. Kita tentu tidak ingin audiens malah lebih memperhatikan animasi-animasi yang ada di slide presentasi dibanding Anda dan isi presentasi Anda.

Dulu, ketika saya masih kuliah, saya senang menggunakan berbagai macam animasi jika ada tugas presentasi kuliah. Bahkan, secara khusus meluangkan waktu untuk mencoba-coba semua jenis animasi bawaan software.

Jika tidak puas, saya kadang menggunakan software lain untuk membuat animasinya semenarik mungkin. Bukan hanya itu, animasinya pun kadang disertai dengan suara-suara yang mengagetkan misalnya suara bom yang menyertai munculnya tulisan baru atau slide baru.

Sumber gambar : publicdomainpictures.net

Hasilnya bisa ditebak, audiens saya sebagian terkagum-kagum dan sebagian lainnya justru terkaget-kaget. Tapi yang pasti semuanya malah tidak memperhatikan isi presentasi saya. Mereka malah fokus pada animasi dan suara-suara yang menyertai slide-slide yang saya buat.

Tips Menggunakan Animasi PowerPoint

Berikut ini beberapa tips menggunakan animasi dalam slide presentasi Anda.

  • Tidak mesti menggunakan animasi pada setiap slide. Jangan memaksakan untuk menggunakan animasi dalam setiap slide.
  • Hindari kombinasi animasi yang berlebihan dalam satu slide. Misalnya huruf yang loncat-loncat dan animasi masuk kalimat yang beterbangan.
  • Hindari penggunaan animasi yang lambat. Jangan membuat audiens bosan menunggu selesainya animasi slide Anda.
  • Jangan menggunakan animasi transisi antar-slide lebih dari 3 jenis dan gunakan yang sederhana saja.

Mengenal Animasi PowerPoint

Sebelum lebih jauh membahas bagaimana menggunakan animasi dalam slide presentasi, sebaiknya kita mengenal dulu jenis animasi yang ada dalam PowerPoint.

Animasi dapat kita temukan di tab Animations. Ada 4 kelompok animasi yang ada di dalamnya, yaitu Entrance, Emphasis, Exit, dan Motion Path.

Entrance adalah animasi yang digunakan untuk memunculkan gambar atau teks ke dalam slide.

Emphasis adalah animasi yang digunakan untuk melakukan penekanan terhadap gambar atau teks.

Exit adalah animasi yang digunakan untuk mengeluarkan atau menghilangkan gambar atau teks dari slide.

Motion Path adalah animasi terhadap teks atau gambar dengan mengikuti garis dan arah yang ditentukan.

animasi powerpoint

Dalam masing-masing kelompok animasi terdapat beberapa jenis animasi. Silakan buka PowerPointnya ya untuk melihat satu-satu… hehehe.

Contoh penggunaan animasi PowerPoint

Nah, sekarang mari kita praktek bagaimana menggunakan animasi-animasi tersebut di atas ke dalam slide presentasi. Slide berikut ini saya buat menggunakan PowerPoint 2013.

Pastikan slide yang akan dianimasikan sudah beres.

animasi powerpoint

Contoh slide

Setelah itu, rancang sekuen animasinya. Yang mana tampil duluan dan seterusnya.

Untuk memberi animasi:

  • Klik gambar atau teks yang akan dianimasikan.
  • Klik Animation, kemudian pilih animasi. Dalam contoh saya menggunakan Float In, kemudian klik Effect Option >> Float Up. Masing-masing animasi memiliki opsi sendiri-sendiri. Silakan dicoba-coba untuk melihat efeknya.
  • Kemudian atur juga durasi animasinya. Pastikan tidak kelamaan agar tidak membuat audiens merasa bosan.
  • Klik gambar atau teks berikutnya dan ulangi langkah di atas.
  • Lakukan hingga semua yang ingin Anda animasikan selesai.

animasi powerpoint

Mudah kan?

Demikianlah tips penggunaan animasi dalam membuat slide presentasi agar tidak membuat bosan atau malah mengalihkan perhatian audiens. Dengan pemilihan yang tepat, audiens Anda akan tertarik dan fokus pada isi presentasi yang dibawakan.

Dengan demikian, tujuan melakukan presentasi akan terpenuhi. Semoga bermanfaat…